1 Gambaran Umum Metode
Sampel dicerna dengan asam sambil dipanaskan. Dalam medium asam klorida 6 mol/L, selenium heksavalensi dalam sampel direduksi menjadi selenium tetravalensi. Kalium borohidrida digunakan sebagai agen pereduksi untuk mengubah selenium tetravalensi menjadi hidrogen selenida dalam medium asam klorida. Hidrogen selenida yang dihasilkan dibawa oleh gas pembawa (argon) ke dalam alat pengatom untuk diatomisasi. Disinari oleh lampu katoda berongga selenium, atom selenium dalam keadaan dasar tereksitasi ke keadaan energi tinggi. Fluoresensi dengan panjang gelombang karakteristik dipancarkan ketika atom kembali ke keadaan dasar. Intensitas fluoresensi berbanding lurus dengan kandungan selenium, dan kuantifikasi dicapai dengan perbandingan dengan larutan seri standar.
2. Ruang Lingkup Penerapan
Metode ini dapat diterapkan untuk penentuan selenium dalam jeruk mandarin.
3 Standar Referensi
GB 5009.93-2017 Standar Keamanan Pangan Nasional – Penentuan Selenium dalam Makanan, Metode 1: Spektrometri Fluoresensi Atom Generasi Hidrida
4 Instrumen, Peralatan, dan Reagen
4.1 Instrumen dan Peralatan
4.1.1 Instrumen Analitik
lembaran
| Tidak, tidak. | Nama | Kuantitas | Persyaratan Teknis | Aksesoris |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Spektrometer Fluoresensi Atom | 1 set | — | Lampu Katoda Berberongga Selenium |
| 2 | Tabung Gas Argon | 1 silinder | Kemurnian ≥99,999% | — |