TU400 Vis
TU500 UV-VIS
T6V Vis
T6u uv-vis
TU600 UV-VIS
T7 uv-vis
T7S UV-VIS
T7D UV-VIS
TU700 UV-VIS
T7DS UV-VIS
T8DCS UV-VIS
T9DCS UV-VIS
T10DCS UV-VIS
PERANGKAT LUNAK UVWIN 6/GMP
Kit Kualifikasi UV/VIS IQ/OQ/PQ
Ftir8000
Ftir8100
A3F
A3G
A3afg
AA990F
AA990G
AA990AFG
Pf7
FP912-2
FP912-3
FP912-4
FP912-5
AAS IQ/OQ/PQ
XD-2
XD-3
XD-6
M7 quadrupole single gc-ms
G5 GC
GC1100 GC
L600 Cairan Kinerja Tinggi
GBW-1
GWB-1-B
GWB-2
GWB-2-B
Sistem Pencernaan Microwave M40
D70E Labware Washer

Penentuan Timbal dalam Biochar (Spektrometri Penyerapan Atom Tungku Grafit)

  1. Gambaran Umum Metode

Setelah perawatan sampel, diperkenalkan ke dalam spektrometer penyerapan atom, atomisasi, dan penyerapan diukur. Dalam kisaran konsentrasi tertentu, nilai penyerapan proporsional dengan kandungan timah, dan analisis kuantitatif dilakukan dengan perbandingan dengan seri standar.

  1. 2. Instrumen dan Reagen

2.1 Instrumen dan Peralatan

2.1.1 Instrumen Pengujian

Spektrofotometer Penyerapan Atom Tungku Grafit (Dengan Lampu Katoda Hollow Lead)

Sistem Air Bersirkulasi Pendinginan (Aliran nominal pompa: 3,5 L / min)

Argon Gas (Kemurnian≥99,99%)

2.1.2 Peralatan Praperawatan

Keseimbangan Elektronik (Sensitivitas: 0,1 mg)

Botol kerucut (50 ml)

Kaca Jam Tangan Kaca (70 mm)

Terbang Kaca (75 mm)

Kertas Filter Kuantitatif Lambat (9 cm)

Plat Panas Listrik yang dapat disesuaikan (suhu nominal: suhu kamar ~ 300 ℃

Mikropipet (20μL ~ 200μL, 100μL ~ 1000μL, 1000μL ~ 5000μL)

Kolos Volumetrik (100 ml, 1000 ml)

Tabung Kolorimetrik

2.2 Reagen

2.2.1 Reagen

Asam nitrat (kelas MOS)

Asam hidroklorat (kelas ultra murni)

  1. Prosedur Operasi

3.1 Persiapan Sampel

3.1.1 Persiapan Solusi Uji

1) Sampel Praperawatan

Timbangkan 0,25 g sampel ke dalam botol kerucut 50 mL, lembab dengan 2 mL air, tambahkan 4,5 mL asam klorida dan 1,5 mL asam nitrat. Tutup botol, letakkan di piring panas listrik, panas sampai mendidih dengan lembut, dan jaga selama 2 jam. Dingin sampai suhu kamar. Tempatkan kertas filter kuantitatif lambat di saluran kaca, bilas kertas filter dengan 20 mL larutan asam nitrat (1 99), dan buang filtrat. Transfer larutan pencernaan ke kertas filter untuk penyaringan. Cuci botol kerucut 2-3 kali dengan sejumlah kecil larutan asam nitrat (1 99), transfer cucian ke kertas filter, filter, dan cairkan ke tabung kolorimetrik 25mL dengan air, lalu campur dengan baik. Lakukan tes kosong di samping sampel.

2) Persiapan Solusi Uji Unsur Timbal

Akurat mentransfer 1,0 mL larutan sampel ke tabung kolorimetrik 10 mL, cairkan ke tanda dengan larutan asam nitrat (1 99), dan goyang dengan baik. Sementara itu, melakukan tes kosong: larutan uji kosong harus mengandung jenis dan jumlah reagen yang sama dengan larutan uji, kecuali untuk sampel.

3.1.2 Persiapan Solusi Standar

1) Persiapan Solusi Menengah Standar Timbal

Larutan menengah standar timah (1,0μg / mL): Akurat mentransfer 0,100 mL larutan standar timah (1000μg / mL) ke botol volumetrik 100 mL, tambahkan 1 mL asam nitrat, cairkan ke tanda dengan air deionisasi, dan campur dengan baik.

2) Persiapan Seri Standar Timbal

Transfer 0 mL, 0,5 mL, 1,0 mL, 2,0 mL, dan 3,0 mL dari larutan perantara standar timah (1,0 μg / mL) ke dalam kolb volumetrik 100 mL, tambahkan 1 mL asam nitrat ke masing-masing, encerkan ke tanda dengan air deionisasi, dan campur dengan baik. Konsentrasi seri ini adalah: 0 ng / mL, 5 ng / mL, 10 ng / mL, 20 ng / mL, 30 ng / mL.

3.2 Prosedur Pengujian Sampel

Ukur penyerapan larutan standar, larutan uji kosong, dan larutan uji secara berurutan.

Kurangkan penyerapan larutan standar nol dari penyerapan setiap larutan standar. Ambil konsentrasi massa sebagai absisa dan absorbansi yang sesuai sebagai ordinat untuk memplot kurva kerja. Menurut penyerapan yang diukur dari larutan uji, mendapatkan konsentrasi massa timah dari kurva kerja.

3.3 Perhitungan Hasil

Kandungan timah dalam sampel, diekspresikan sebagai fraksi massa X (dalam mg / kg), dihitung dengan rumus:

Di mana:

c = Kandungan timah dalam larutan uji, dalam ng / mL;

c0 = Kandungan timah dalam larutan kosong, dalam ng / mL;

V = Total volume larutan pencernaan sampel, dalam mL;

f = Faktor pengenceran;

m = massa sampel, dalam g;

1000 = Koefisien konversi.

kontak

Bertemu dengan para profesional

lebih banyak berita

Leave a Message
Mari kita ucapkan talkback dari tim profesional kami

Dokumentasi tentang produk akan dipasok melalui email pengembalian jika Anda meninggalkan alamat email Anda.